Senin, 09 Januari 2012

Masalah Sosial di Masyarakat dan Solusinya


Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
        Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1.FaktorEkonomi:Kemiskinan,pengangguran,dll.
2.FaktorBudaya:Perceraian,kenakalanremaja,dll.
3.FaktorBiologis:Penyakitmenular,keracunanmakanan,dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Dalam faktor ekonomi, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan Indonesia dari berbagai masalah ekonomi, tetapi beberapa oknum mulai menyalahgunakan upaya upaya pemerintah Indonesia. Berbagai upaya yang dilakukan adalah pemberian BLT (bantuan langsung tunai),  subsidi bahan bakar minyak, dan mulai mempublikasikan obat generik. Tetapi tampaknya belom ada perubahan yang signifikan terjadi pada bangsa ini. Menurut saya solusi yang tepat adalah dengan memberikan hukum terhadap pelaku kecurangan kecurangan dalam faktor ekonomi di bangsa ini. Apalagi kepada para koruptor yang senantiasa merebut hak rakyat. Padahal tanpa adaanya koruptor koruptor ini, bangsa Indonesia dapat menjadi negara yang maju. Beberapa orang dari negara maju pun mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya, tetapi belum dapat mengelola kekayaannya. Hukum yang seharusnya buta pun dapat tergiur oleh harta dari para narapidana (koruptor). Untuk itu perlunya bangsa ini berbenah diri, melakukan sosialisasi ke pelosok pelosok, melakukan pemerataan pembangunan, dan juga menegakkan hukum yang masih tertidur pulas.

Pada faktor budaya, tampaknya kenakalan kenakalan masyarakat, perceraian, sudah mulai menjadi budaya bagi masyarakat padahal hal ini dapat merusak citra baik bagi bangsa dan generasi muda Indonesia. Bayangkan betapa rusaknya bangsa ini apabila hal ini tidak ditanggulangi sejak dini. Pada saat ini tawuran antar pelajar pun sudah bukanlah hal yang jarang terjadi bahkan sudah sering atau sudah menjadi budaya di kalangan pelajar pelajar yang tidak bermoral. Maka itu diperlukanlah pemberian bekal moral kepada anak sejak dini, pengetahuan akan agama, dan memberikan kegiatan kegiatan positif kepada para generasi muda ini agar bangsa Indonesia dapat berubah menjadi bangsa yang lebih baik.

Pada faktor biologis, terdapat masalah dalam bidang kesehatan. Padahal hal ini sudah ditanggulangi oleh pemerintah dalam bentuk mempublikasikan obat generik yang harganya sangat terjangkau. Kembali pada masalah ekonomi, bahwa beberapa oknum menyelewengkan hak rakyat. Terlepas dari itu masyarakat yang kurang disiplin dalam membangun rumah yang tidak seharusnya di bantaran kali, dan juga air yang mereka konsumsi pun bukanlah air yang masih layak konsumsi.

Dan terakhir adalah masalah dalam psikologis yang akhir akhir ini mulai merebak. Solusi yang paling baik adalah pemberian moral, dan pengajaran agama yang baik terhadap generasi muda bangsa ini. Dan generasi yang sudah berumur sebaiknya memberikan contoh yang baik terhadap generasi muda bangsa Indonesia ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar